Komponen dan Fungsi Alat Instalasi Penerangan Saklar Silang


Pada pokok bahasan sebelumnya kita sudah membahas tentang Saklar Tukar, yaitu suatu jenis saklar yang dapat mengendalikan lampu dari dua tempat berbeda. Untuk pengendalian atau menghidupkan lampu dari beberapa tempat maka kita gunakan saklar silang dengan dikombinasikan dengan saklar tukar. sebenarnya saklar silang ini adalah gabungan dua saklar tukar dijadikan satu dengan satu toogle sebgai pengendaliannya. Pengendalian satu lampu dari beberapa tempat menggunakan saklar silang minimal dikendalikan dari tiga tempat, artinya paling sedikit untuk mengendalikan 1 lampu dapat "dilayani" ( menghidupkan dan mematikan ) dari tiga tempat berbeda, dan untuk batas maksimalnya tidak dibatasi. 
Perlu diingat saklar silang tidak dapat mengendalikan sendiri untuk menghidupkan dan mematikan lampu, dia harus ditemani dengan dua saklar tukar sebagai rangkaian instalasi awal dan penutup. Berapapun jumlah pengendalian yang dibutuhkan rangkaian saklar silang tetap membutuhkan dua saklar tukar diawal dan diakhir rangkaian instalasinya. Penentuan kebutuhan saklar tukar dapat ditentukan dengan rumus :


Misalkan kita menginginkan mengedalikan satu lampu dari empat tempat yang berbeda, maka dibutuhkan saklar silang sebanyak :
Rumus : (Jumlah pengendalian - 2 ) = 4 - 2 = 2 ; jadi dibutuhkan 2 saklar silang dan 2 saklar tukar untuk mengendalikan dari 4 tempat yang berbeda. Nah begitu juga untuk pengendalian dengan jumlah yang lain dapat menggunakan rumus tersebut dengan ketentuan tetap menggunakan 2 saklar tukar untuk awal dan akhirnya.

( Sumber : http://thamaro.blogspot.co.id/2016/06/saklar-silangpengertiansimbolcara.html )

Aplikasi rangkaian saklar silang pada bangunan gedung

( Gambar Pemasangan Saklar Silang Pada Gedung ) 

Sekarang mari kenal lebih dalam tentang saklar silang.



Saklar silang sebenarnya dua saklar tukar yang dijadikan satu.


Pada instalasi penerangan, sakelar ini digunakan untuk instalasi hubungan hotel dengan cara kerja 3 atau lebih tempat pelayanannya. Saklar ini sudah tidak diproduksi lagi
(Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=XQOxlOtAfhQ)




Contoh : Sebuah lampu atau kelompok lampu ( L1,1 dan L1,2) ingin dikendalikan dari empat tempat yang berbeda, Berapakah jumlah  saklar silang dan saklar tukar yang diperlukan ?


Jawab :
Kebutuhan saklar silang = Jumlah pengendalian - 2
                                        = 4 - 2 
                                        = 2 ( dua saklar silang)
Kebutuhan saklar tukar = 2 saklar

1. Diagram Garis Tunggal Saklar Silang


( Sumber : http://thamaro.blogspot.co.id/2016/06/saklar-silangpengertiansimbolcara.html )

2. Diagram Pengawatan Saklar Silang

( Sumber : http://thamaro.blogspot.co.id/2016/06/saklar-silangpengertiansimbolcara.html )

3. Cara kerja rangkaian saklar Silang

( Sumber : http://thamaro.blogspot.co.id/2016/06/saklar-silangpengertiansimbolcara.html )

( Sumber : http://thamaro.blogspot.co.id/2016/06/saklar-silangpengertiansimbolcara.html )
Saklar silang merupakan dua kombinasi saklar tukar yang dioperasikan dengan tuas. saklar ini hanya dapat beroperasi dengan menggunakan dua saklar tukar untuk menghidupkan satu lampu atau kelompok lampu dari beberapa tempat yang berlainan. Kelebihan dari saklar silang ini adalah saklar ini dapat menghemat energi manusia dan efisien. Adapun kelemahannya adalah saklar ini apabila dalam pemasangannya memerlukan banyak kabel dan instalasinya yang mahal.

Previous
Next Post »

Komentar harus sopan, tidak mengandung spam dan iklan ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment